Hari pertama pelaksanaan Karya Bakti Lebaran (KBL) 2026 (1447 H) langsung disambut dengan semangat pengabdian tinggi. Untuk memastikan kesiapan dan moral para personel di lapangan, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Pusat, Kak Suprayogie, melakukan monitoring langsung ke dua titik utama arus mudik, yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, Sabtu (14/3).
Kehadiran Kak Suprayogie di tengah-tengah personel KBL bukan sekadar tinjauan formal, melainkan bentuk dukungan moral bagi para anggota Pramuka Penegak dan Pandega yang bertugas sebagai wajah pelayanan Jakarta Pusat.
Sinergi di Stasiun Gambir
Di Stasiun Gambir, pemantauan diawali dengan koordinasi bersama Staff Tata Usaha Stasiun Gambir. Para personel mendapatkan pengarahan teknis mengenai pembagian titik tugas (plotting).
"Fokus pelayanan di Gambir meliputi area strategis seperti ticketing dan area eskalator menuju peron. Adik-adik bertugas memastikan penumpang naik ke gerbong yang tepat sesuai jadwal keberangkatan agar arus penumpang tetap lancar dan tertib," jelas pihak Stasiun Gambir dalam sesi pengarahan.
Pelayanan Inklusif di Stasiun Pasar Senen
Bergeser ke Stasiun Pasar Senen, aksi nyata Pramuka Jakarta Pusat terlihat semakin dinamis. Di lokasi ini, personel KBL tidak hanya membantu mencetak atau membatalkan tiket bagi penumpang lokal, tetapi juga menunjukkan kualitas pelayanan internasional.
Salah satu momen menarik adalah saat personel KBL membantu wisatawan asing (foreigner) dalam mengurus administrasi nomor telepon Indonesia guna keperluan pembelian tiket. Hal ini membuktikan bahwa Pramuka Jakarta Pusat siap memberikan bantuan tanpa batas kepada siapapun yang membutuhkan di area transportasi publik.
Pesan Ketua Kwarcab
Di sela-sela kunjungannya, Kak Suprayogie memberikan apresiasi atas dedikasi para petugas. Beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan sikap santun dalam melayani.
"Saya bangga melihat adik-adik langsung sigap di lapangan. Tetap jaga protokol keselamatan, berikan senyum terbaik, dan tunjukkan bahwa Pramuka Jakarta Pusat memang Keren dan Oke dalam berbakti. Pastikan semua aktivitas dilaporkan secara real-time," pesan Kak Suprayogie.
Digitalisasi Pelaporan
Sesuai arahan pada rapat teknis sebelumnya, seluruh personel KBL 2026 diwajibkan untuk mendokumentasikan dan melaporkan setiap giat bakti melalui Aplikasi "Ayo Pramuka". Langkah ini memastikan setiap tetes keringat pengabdian tercatat secara nasional dan dapat dipantau langsung oleh Kwartir Nasional.
Dengan semangat "Mudik Aman Sampai Tujuan", Pramuka Jakarta Pusat siap terus mengabdi hingga akhir masa penugasan pada 20 Maret mendatang.