Tarhib Ramadhan sebagai Ruang Aman Muslimah: Belajar Menata Diri dari Hati

 

Bagi banyak muslimah, Ramadhan sering kali datang dengan daftar target ibadah dan tuntutan sosial yang panjang. Namun melalui kajian From Heart to Jannah, Sahabat Menuju Jannah dan Ruang Temenin menghadirkan pendekatan yang berbeda: Ramadhan tidak dimulai dari daftar amalan, melainkan dari kesiapan hati.

Sejak awal kegiatan, kajian ini dirancang sebagai ruang aman tempat para peserta bisa hadir apa adanya, tanpa tekanan untuk menjadi “sempurna”. Dukungan dari berbagai sponsor dan media partner memperkuat ekosistem kebaikan yang ingin dibangun: bahwa pertumbuhan spiritual adalah proses yang perlu ditopang bersama, bukan dijalani sendirian.

Pada Sesi Pertama, pembahasan mengenai “Wanita Cahaya Ramadhan” membuka kesadaran peserta akan pentingnya peran perempuan dalam menciptakan suasana Ramadhan yang hidup dan bermakna. Cahaya yang dimaksud bukan hanya tercermin dalam ibadah personal, tetapi juga dalam cara perempuan mengelola emosi, membangun komunikasi yang sehat, dan menghadirkan keteladanan di ruang domestik maupun sosial.


Banyak peserta merefleksikan bahwa selama ini Ramadhan sering kali dijalani dengan fokus pada aktivitas lahiriah, sementara aspek batin justru terabaikan. Sesi ini menjadi pengingat bahwa cahaya Ramadhan tumbuh dari hati yang terhubung dengan nilai iman dan akhlak.

Sementara itu, Sesi Kedua menjadi ruang pendalaman yang lebih intim. Tema “Menata Hati, Untuk Ramadhan yang Ku Nanti” mengajak peserta untuk menyambut Ramadhan bukan dengan ekspektasi berlebihan, melainkan dengan kesiapan menerima proses. Dalam sesi ini, peserta diajak menyadari bahwa kelelahan spiritual adalah hal yang manusiawi, dan Ramadhan hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk memulihkan.


Pendekatan yang reflektif membuat peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga pelaku dalam proses perenungan. Banyak yang merasa bahwa sesi ini membantu mereka meredakan kecemasan menjelang Ramadhan dan menggantinya dengan rasa rindu serta harapan yang lebih jujur.

Melalui From Heart to Jannah, tarhib Ramadhan tidak lagi sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi ruang belajar, ruang pulih, dan ruang tumbuh—tempat para muslimah dipersiapkan untuk memasuki Ramadhan dengan hati yang lebih sadar, lembut, dan siap melangkah menuju kebaikan yang lebih luas.

Lebih baru Lebih lama