Anggota Pramuka Penegak dan Pandega yang tergabung dalam Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) Kwartir Cabang Jakarta Pusat menunjukkan bakti nyatanya di tengah masyarakat. Pada Kamis (26/2), sebanyak 6 anggota Saka POM diterjunkan langsung dalam kegiatan Intensifikasi Pengawasan Pangan di kawasan pasar takjil Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.
Kegiatan rutin tahunan bulan Ramadan ini dilakukan bersama tim dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi DKI Jakarta. Aksi ini bertujuan untuk memastikan seluruh makanan dan minuman (takjil) yang dijajakan pedagang bebas dari bahan tambahan pangan berbahaya seperti Formalin, Boraks, maupun pewarna tekstil (Rhodamin B dan Metanil Yellow).
Hadir langsung memantau jalannya pengawasan, Walikota Jakarta Pusat,Kepala Balai Besar POM DKI Jakarta bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setko Jakarta Pusat, yang juga merupakan Ketua Kwarcab Jakarta Pusat, Kak Suprayogie bersama Pengurus Kwarran Tanah Abang.
"Keterlibatan adik-adik Saka POM hari ini adalah bukti bahwa Pramuka Jakarta Pusat hadir untuk menjaga kesehatan warga. Kami ingin memastikan warga Benhil dan sekitarnya dapat berburu takjil dengan rasa aman dan nyaman," ujar Kak Suprayogie di sela-sela peninjauan.
Dalam giat tersebut, anggota Saka POM membantu tim BBPOM mengambil berbagai sampel makanan untuk diuji langsung di laboratorium keliling yang telah disiapkan. Langkah proaktif ini merupakan bagian dari visi "Pramuka Jakarta Pusat Semakin Keren, Semakin Oke", di mana anggota Pramuka dibekali keahlian khusus untuk mengabdi kepada bangsa.
Kegiatan pengawasan pangan ini diharapkan terus berlanjut di titik-titik pasar takjil lainnya di wilayah Jakarta Pusat sepanjang bulan suci Ramadan guna menjamin standar keamanan pangan bagi masyarakat luas.

