BANTUL -- Raimuna Ranting Sedayu 2026 resmi dibuka dalam upacara pembukaan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan pada Jumat, 19 Juni 2026 di Lapangan Hibrida Argomulyo, Sedayu, Bantul.
Kegiatan yang akan berlangsung sampai dengan Minggu, 21 Juni 2026 tersebut diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pandega se-Kwartir Ranting Sedayu, pengurus kwartir, serta sangga kerja pelaksana kegiatan.
Secara simbolis, pembukaan Raimuna Ranting Sedayu diawali dengan rangkaian adat berupa pelepasan burung puter sebagai maskot kegiatan.
Prosesi tersebut menjadi tanda dimulainya perjalanan kegiatan sekaligus menggambarkan harapan agar seluruh rangkaian Raimuna dapat berjalan dengan lancar, membawa semangat persaudaraan, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Dengan mengusung semangat Sumunar ing Alam, Tangguh ing Laku, Raimuna Ranting Sedayu 2026 diharapkan menjadi wadah bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengembangkan potensi, memperluas pengalaman, serta menciptakan karya nyata di tengah masyarakat.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kak Tri Budiarto, S.STP, Panewu Sedayu selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Sedayu.
Dalam amanatnya, Kak Tri menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka yang terus aktif serta produktif dalam berbagai kegiatan kepanduan.
Menurutnya, partisipasi para peserta Raimuna menjadi bukti bahwa semangat kepanduan di Sedayu tetap hidup dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ia menyebutkan bahwa perkemahan Raimuna ini bukan sekadar ajang berkumpul atau rekreasi semata. Kak Tri berharap agar para peserta melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta kapasitas diri.
"Manfaatkan setiap momen untuk saling bertukar pikiran, mengasah kemampuan, dan memperkuat solidaritas,” ujarnya.
Lebih lanjut Kamabiran Sedayu juga berpesan agar seluruh peserta menjadikan Raimuna sebagai proses pembentukan karakter dan kepemimpinan.
Kak Tri menegaskan, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan merupakan bekal penting untuk menjadi generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Pada akhir amanatnya, Kak Tri mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan semangat, menjaga kesehatan, dan tetap mengutamakan keselamatan.

